Sabtu, 22 Agustus 2015

7 Jenis Jerawat Yang Paling Umum Terjadi

7 jenis jerawat yang paling umum terjadi dan menyerang anda – ih jerawat di muka…no..pasti hal itu yang akan anda ucapkan ketika beurusan dengan yang namanya jerawat. jerawat terkadang merupakan momok bagi setiap kalangan terkhususnya  kalangan remaja, mengapa demikian?? Karena tidak sedikit terkadang jerawat tersebut sangat menyakitkan baik dari segi rasa maupun dari segi penampilan.

Banyak penyebab jerawat, baik dari faktor malas mencuci muka, faktor banyak pikiran (pekerjaan) atau bahkan faktor mengalami masa-masa puber. Berbagai jenis obat yang anda pakai untuk menyingkirkan jerawat anda, bukannya jerawat yang hilang malah beranak iya…he…sebelum anda mengobati jerawat anda ada baiknya anda ketahui jenis-jenis jerawat yang menyerang anda.

(1) Komedo Terbuka (Blackhead)

Komedo masih termasuk jerawat kecil. Komedo yang terbuka atau lebih dikenal komedo, penyebab terjadinya komedo adalah tersumbatnya pori-pori pada muka anda, biasanya penyebab tersumbat pori-pori karena banyaknya kelenjar keringat yang keluar pada muka anda. Bakteri, sel kulit mati dan keratin merupakan  zat penyumbat atau sebelum mengalami oksidasi karena udara dan komedo tersebut berubah warna menjadi agak gelap. Bentuk fisik dari komedo tersebut adalah dengan  adanya benjolan kuning hitam atau gelap pada wajah atau kulit. Komedo ini tidak menyebabkan peradangan dan paling sering muncul pada sekitar hidung, hidung dan terkadang komedo ini menyerang dibokong anda..he..

(2) Komedo Tertutup (whitehead)

Ada terbuka ada juga tertutup, begitulah komedo…he…penyebab komedo tertutup adalah karena adanya penyumbatan pori-pori atau kelenjar keringat dengan akumulasi minyak yang berlebihan, bakteri, sel kulit mati dan keratin. Hampir sama dengan komedo terbuka, komedo tertutup juga sama miliki komposisi yang sama hanya saja Komedo tertutup (whitehead) tidak memiliki celah, maka campuran zat tidak terkena langsung oleh udara dan tidak teroksidasi jadi warna yang dihasilkan oleh komedo tertutup (whitehead) tetap putih namun kadang kekuningan. Bentuk yang sering tampak dari komedo tersebut berupa benjolan kecil putih. Komedo tertutup juga biasanya tidak disertai peradangan. Komedo ini sering muncul pada muka.

(3) Papula (Benjolan Merah)

Salah satu jenis jerawat yang berikutnya adalah papula (benjolan merah). Papula (benjolan merah) memiliki karakteristik gundukan merah, sedikit terjadi  peradangan tetapi sampai terjadi nanah. Komedo yang tak diobati dan dibiarkan terus menerus akan menyebabkan papula (benjolan merah) ketika dinding kelenjar yang terinfeksi meletus. Hal ini memungkinkan campuran sebum dan bakteri menembus kulit di sekitarnya. Ketika sel-sel darah putih  masuk kekelenjar yang mengalami meletus untuk melawan infeksi, maka akan menyebabkan peradangan, jika tidak diobati maka akan menyebabkan pustula (benjolan merah dengan puncak putih).

(4) Pustula (Benjolan Merah Dengan Puncak Putih)

Salah satu penyebab terjadi pustula (benjolan merah dengan puncak putih) adalah karena papula (benjolan merah)  yang tak diobati atau dibiarkan terus menerus. Akumulasi sel darah putih secara bertahap bergerak kepermukaan kulit. Beberapa ciri-ciri pustula (benjolan merah dengan puncak putih) yang dapat kita kenali adalah pustula (benjolan merah dengan puncak putih)  memiliki noda dibagian tepi, meradang berwarna kemerahan dan bagian tengahnya berwarna kekuningan atau putih. Sob tahukah kamu pustula (benjolan merah dengan puncak putih) ini sebenarnya bahasa kerennya jerawat.

(5) Nodul Dan Kista

Nodul dan kista adalah istilah nama jerawat yang terjadi jika pustula-pustula yang tidak diobati. Karena dibiarkan akan menyebabkan nodul dan kista yang lebih parah. Umumnya jerawat ini akan mengalami peradangan dan akan sangat sakit sekali bila disentuh. Nodul dan kista terbentuk karena sebuah folikel meradang dan meletus dibawah kulit.
Campuran sebum akibat peradangan kemudian menyebar keseluruh folikel disekitarnya dan menginfeksi poro-pori disekitar kulit. Ada baiknya jerawat jenis ini jangan dilakukan peremasan apalagi sampai memencetnya karena hal ini akan mengakibatkan terjadi infeksi lebih dalam dan luas, juga dapat terjadinya peradangan kulit berkepanjangan dan akan menyebabkan bekas luka yang sulit dihilangakan. Jika dibiarkan terus menerus maka jerawat nodul dan kista dapat terbentuk lagi ditempat yang sama.wah kalau sudah kayak gini ada baiknya kita bawa kedokter untuk meredakan jerawat nodul dan kista.

(6) Jerawat Conglobata

Salah satu jerawat yang paling parah adalah jerawat conglobata. Jerawat ini dapat terjadi selama bertahun-tahun dan sulit sekali hilangnya. Jerawat ini mudah sekali terinfeksi sehingga jika sudah terinfeksi maka akan menyebar dengan cepat. Jerawat conglobata sering ditemukan pada wajah, dada, punggung, pantat, lengan atas dan paha. Pada mula terjadinya jerawat ini adalah komedo yang lebih memburuk sehingga terjadinya nodul dan kista lalu nodul dan kista tersebut pecah dan terhubung sehingga terjadinya lesi yang berulang. Jika tidak diobati dan dibiarkan terus menerus maka akan menyebabkan tingkatan serius terhadap kesehatan kulit anda.

(7)Jerawat Fulminas

Berikut tingkatan jerawat yang terakir adalah jerawat fulminas. Jerawat ini terjadi hanya jika pengobatan pada jerawat conglobata tidak berhasil atau jerawat conglobata dibiarkan terus menerus, akibatnya akan menyebabkan jerawat fulminas. Jerawat dikategorikan jerawat yang berat karena penderitanya akan mengalami rasa sakit dan bahkan dapat menyebabkan peradangan pada sendi dan ditambah lagi dengan masalah kulit akibat jerawat conglobata. Pembekakan kelenjar getah bening dileher akan menyebabkan penurunan berat badan dan lebih parah lagi bisa terjadi kekakuan otot dapat terjadi. Kalau sudah menderita jerawat ini biasanya penderita akan mendapatkan penanganan medis yang khusus atau bahkan bisa sampai rawat inap dirumah sakit. Waduh bahaya juga ya…

Demikian lah beberapa kilasan tentang macam-macam jerawat. Ternyata ada baiknya penanganan terhadap jerawat dilakukan ketika jerawat masih kecil (komedo) karena jika dibiarkan akan menyebabkan jerawat yang parah. Semoga artikel ini menjadi menfaat bagi yang membacanya.

Sumber: palingseru.com (artikel 7-jenis-jerawat-paling-umum-ditemui)